Tampilkan postingan dengan label Sistem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem. Tampilkan semua postingan

Modul Praktikum Sistem Operasi

Modul ini menjelaskan materi seputar sistem operasi. Modul ini cocok digunakan sebagai media untuk bekal praktek sistem operasi. Pembahasan materi pada modul ini yaitu: 
Pengenalan Linux
Editor Vi
Shell dan Pemrograman Shell
Struktur Kontrol dan Perulangan
Pemrograman C
Komunikasi di dalam linux
Pengenalan Sun Solaris

Jika ingin membaca / download silahkan klik link dibawah ini: 
1. Cover
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Daftar Gambar 
5. Daftar Tabel
6. Pengenalan Linux
7. Editor Vi
8. Shell dan Pemrograman Shell
9. Struktur Kontrol dan Perulangan
10. Pemrograman C
11. Komunikasi di dalam Linux
12. Pengenalan Sun Solaris

Presentasi Keamanan Jaringan

Sekarang ini marak terjadi pencurian. Pencurian yang sekarang ini marak adalah pencurian di dunia maya. Banyak yang tidak tahu apakah jaringan yang kita gunakan sudah terlindung dari serangan orang yang tidak bertanggung jawab. Bagi para pengajar yang ingin memberikan gambaran mengenai pentingnya sebuah penanggulangan ancaman dalam jaringan komputer disini saya berikan sedikit presentasi. Lebih lengkah silahkan baca / download : 


****** BACA MODUL ******
Pertemuan 1 dan 2
Pertemuan 3 dan 4
Pertemuan 5 dan 6
Pertemuan 7
Pertemuan 8
Pertemuan 9 dan 10
Pertemuan 11, 12, 13 dan 14


****** DOWNLOAD ******
Pertemuan 1 dan 2
Pertemuan 3 dan 4
Pertemuan 5 dan 6
Pertemuan 7
Pertemuan 8
Pertemuan 9 dan 10
Pertemuan 11, 12, 13 dan 14

KONSEP DASAR SISTEM BERKAS

Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.

Sebuah sistem berkas sangat membantu para programmer untuk memungkinkan mereka mengakses berkas, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. Sistem berkas ini juga yang mengatur direktori, device access dan buffer.

Sistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal. Pada berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

PERANCANGAN SISTEM DATABASE

Perancangan Database adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem.
Perancangan sistem terjadi pada dua tingkat , yaitu :

Pada tingkat pertama, perencanaan sistem, analisis dan rancangan umum dilaksanakan untuk menetapkan kebutuhan pemakai. Tingkat perancangan database ini melibatkan tahap front-end, bebas dari perancangan database tertentu atau Database Management System (DBMS).
 
Pada tingkat kedua, rancangan umum, seperti diagram entitas relasi tingkat tinggi, ditransformasikan (atau didekomposisikan) ke dalam perancangan database rinci untuk sebuah DBMS tertentu yang akan digunakan untuk mengimplementasikan sistem total.

Tiga model database yang cukup dikenal adalah :
  1. Model Hierarkikal
  2. Model Jaringan 
  3. Model Relasional
Pada masa lalu banyak penjual (vendors) menawarkan Database Management Systems (DBMS) yang berdasarkan pada Model Hierarkikal dan Model Jaringan. Saat ini Model Relasional adalah dominan. Karena itu hampir semua penjual perangkat lunak database menawarkan produk perangkat lunak Relational Database Management Systems (RDBMS). 

RDBMS dibuat dengan struktur tiga skema , yaitu : 
  1. Eksternal
  2. Konseptual 
  3. Internal

PERANCANGAN SISTEM TERINCI

PERANCANGAN OUTPUT

Tujuan Perancangan Output adalah mengubah data menjadi informasi yang berkualitas dan dapat digunakan. Tujuan akhirnya adalah untuk proses pengambilan keputusan.

Informasi yang berkualitas dan dapat digunakan meliputi hal-hal berikut ini :
  1. Accessibility : easy- to-use interfaces (kemudahan akses)
  2. Timeliness : dibuat sesuai waktu untuk melakukan aksi (ketepatan waktu menghasilkan informasi) 
  3. Relevance : menghindari detail yang berlebihan (sesuai kebutuhan) 
  4. Accuracy : bebas dari kesalahan (ketepatan nilai dari informasi) 
  5. Usability : sesuai dengan model mental / tipe kognitif user
Perancang output harus menyediakan suatu produk terhadap klien (end user) yang akan menggunakan laporan. Perancang harus bertanya kepada klien, format output apa yang sangat membantu dan sangat mungkin untuk digunakan.


PERANCANGAN INPUT 

Input mengawali dimulainya proses informasi. Input perlu direncanakan untuk mengkonversikan data mentah ke dalam informasi yang berguna (input – output).

Beberapa kegiatan di bawah ini memakai data mentah atau data input :
  1. Insert into, delete from, update database
  2. Menggabungkan dengan data lain dari database untuk menghasil-kan output 
  3. Masukkan dan proses langsung menjadi output tanpa menggabungkan dengan data lain 
  4. Memulai aksi atau melaksanakan suatu tugas 
  5. Mengadakan dialog dengan sistem
Beberapa media dan metode yang digunakan untuk mendapatkan data dan input data :
  1. Paper form yang digabungkan dengan layar data-entry
  2. Electronic form 
  3. Direct-entry devices 
  4. Codes 
  5. Menus Natural language

UNIFIED MODELING LANGUAGE

UML (Unified Modeling Language) adalah metode pemodelan secara visual sebagai sarana untuk merancang dan atau membuat software berorientasi objek. Karena UML ini merupakan bahasa visual untuk pemodelan bahasa berorientasi objek, maka semua elemen dan diagram berbasiskan pada paradigma object oriented.

UML adalah salah satu tool / model untuk merancang pengembangan software yang berbasis object oriented.

UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponen-komponen yang diperlukan dalam sistem software.

UML sebagai sebuah bahasa yang memberikan vocabulary dan tatanan penulisan kata-kata dalam ‘MS Word’ untuk kegunaan komunikasi. Sebuah bahasa model adalah sebuah bahasa yang mempunyai vocabulary dan konsep tatanan / aturan penulisan serta secara fisik mempresentasikan dari sebuah sistem.

UML adalah sebuah bahasa standar untuk pengembangan sebuah software yang dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk model-model, tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.

UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja, namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman, seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke dalam sebuah object-oriented database.

Begitu juga mengenai pendokumentasian dapat dilakukan seperti; requirements, arsitektur, design, source code, project plan, tests, dan prototypes.

Untuk dapat memahami UML membutuhkan bentuk konsep dari sebuah bahasa model, dan mempelajari 3 (tiga) elemen utama dari UML, seperti building block, aturan-aturan yang menyatakan bagaimana building block diletakkan secara bersamaan, dan beberapa mekanisme umum (common).

PERANCANGAN BERORIENTASI OBJEK

Analisis dan disain berorientasi objek adalah cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas.

Pengertian "berorientasi objek" berarti bahwa kita mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya.

Objek 
  1. Identitas berarti bahwa data diukur mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas disebut Objek.
  2. Objek dapat kongkrit, seperti halnya arsip dalam sistem, atau konseptual seperti kebijakan penjadualan dalam multiprocessing pada sistem operasi
  3. Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya.
Kelas Objek
  1. Kelas merupakan gambaran sekumpulan Objek yang terbagi dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang sama.
  2. Suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan perilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup. 
  3. Kelas Objek merupakan wadah bagi Objek. Dapat digunakan untuk menciptakan Objek. Objek mewakili fakta/keterangan dari sebuah kelas
Baca/Download Selengkapnya .....

Flowchart

PENDAHULUAN
Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.
PEDOMAN-PEDOMAN DALAM MEMBUAT FLOWCHART

Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :
  1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
  2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya. 
  3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas. 
  4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG PAJAK PENJUALAN. 
  5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar. 
  6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem. 
  7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
JENIS-JENIS FLOWCHART
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu : 
  1. Flowchart Sistem (System Flowchart)
  2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart) 
  3. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart) 
  4. Flowchart Program (Program Flowchart) 
  5. Flowchart Proses (Process Flowchart)
Baca / Download Selengkapnya

DATA FLOW DIAGRAM

KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR
Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.

Melalui pendekatan terstruktur, permasalahan yang komplek di organisasi dapat dipecahkan dan hasil dari sistem akam mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskan pemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat waktu, sesuai dengan anggaran biaya pengembangan, dapat meningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik (bebas kesalahan)

DATA FLOW DIAGRAM (DFD)
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.

DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
Selengkapnya Baca / Download Disini

Perancangan Sistem



Setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan, maka analis sistem telah mendapatkan gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan. Tiba waktunya sekarang bagi analis sistem untuk memikirkan bagaimana membentuk sistem tersebut. Tahap ini disebut dengan perancangan sistem.

Perancangan sistem dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu :
  1. Perancangan sistem secara umum / perancangan konseptual, perancangan logikal / perancangan secara makro.
  2. Perancangan sistem terinci / perancangan sistem secara phisik.
Baca Selengkapnya atau download

Analisis Sistem


Definisi Analisis Sistem :
Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
Dalam Modul ini nantinya akan menjelaskan :
  1. Pendahuluan
  2. Langkah - Langkah di dalam analisis sistem 
  3. Mengidentifikasi Masalah 
  4. Memahami Kerjas Sistem 
  5. Menganalisis Hasil Penelitian 
  6. Membuat Laporan Hasil Analisis
Lanjut Baca dan Download

Pengertian Sistem

Modul ini akan menjelaskan materi :
  1. Definisi Sistem
  2. Model Umum Sistem 
  3. Karakteristik Sistem 
  4. Klasifikasi Sistem 
  5. Metode Sistem 
  6. Pengertian Analisis Sistem 
  7. Fungsi Sistem Analisis
Silahkan Baca dan Download Disini