Tampilkan postingan dengan label Teknik Informatika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Informatika. Tampilkan semua postingan

Presentasi Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa perangkat lunak adalah sebuah mata kuliah yang sangat populer. Rekayasa perangkat lunak yang biasa disebut dengan RPL memiliki peranan penting didalam membuat sebuah aplikasi. Dengan mengikuti tahap yang benar maka akan terbentuk aplikasi yang mendekati sempurna. Pada Posting ini terdapat beberapa presentasi yang mungkin bisa membantu untuk memahami materi Rekayasa Perangkat Lunak.





Download Materi
  1. Pertemuan 1 Disini 4shared ziddu
  2. Pertemuan 2 Disini 4shared ziddu
  3. Pertemuan 3 Disini 4shared ziddu
  4. Pertemuan 4 Disini 4shared ziddu
  5. Pertemuan 5 Disini 4shared ziddu
  6. Pertemuan 6 Disini 4shared ziddu
  7. Pertemuan 7 Disini 4shared ziddu
  8. Pertemuan 8 Disini 4shared ziddu
  9. Pertemuan 9 Disini 4shared ziddu
  10. Pertemuan 10 Disini 4shared ziddu
  11. Pertemuan 11 Disini 4shared ziddu
  12. Pertemuan 12 Disini 4shared ziddu

Konsep Dasar Jaringan Komputer


Dengan berkembangnya teknologi komputer dan komunikasi suatu model komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi kini telah diganti dengan sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya, sistem seperti ini disebut
jaringan komputer (computer network)

Dalam buku ini kita akan menggunakan istilah jaringan komputer untuk mengartikan suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang autonomous. Dua buah komputer dikatakan terinterkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasui. Betuk koneksinya tidak harus melalui kawat tembaga saja melainkan dapat memnggunakan serat optik, gelomabng mikro, atau satelit komunikasi

Modul ini akan memberikan gambar seperti di bawah ini  :

Definisi Jaringan Komputer
Manfaat Jaringan Komputer
Macam Jaringan Komputer
MODEL REFERENSI OSI
DATA LINK CONTROL
NETWORKING
KEAMANAN JARINGAN

Selengkapnya bisa BACA / UNDUH disini

Buku Pengolahan Citra Digital

Data atau informasi tidak hanya disajikan dalam bentuk teks, tetapi juga
dapat berupa gambar, audio (bunyi, suara, musik), dan video. Keempat macam data atau informasi ini sering disebut multimedia. Era teknologi
informasi saat ini tidak dapat dipisahkan dari multimedia. Situs web (website) di Internet dibuat semenarik mungkin dengan menyertakan visualisasi berupa gambar atau video yang dapat diputar. Beberapa waktu lalu istilah SMS (Short Message Service) begitu populer bagi pengguna telepon genggam (handphone atau HP). Tetapi, saat ini orang tidak hanya dapat mengirim pesan dalam bentuk teks, tetapi juga dapat mengirim pesan berupa gambar maupun video, yang dikenal dengan layanan MMS (Multimedia Message Service).
Modul ini berisi 15 BAB yang membahas Konsep dan Teori Citra Digital, yaitu :
  1. Bab-1_Pengantar Pengolahan Citra Baca / Download
  2. Bab-2_Pembentukan Citra Baca / Download
  3. Bab-3_Struktur Data untuk Citra Digital Baca / Download
  4. Bab-4_Operasi-operasi Dasar Pengolahan Citra Dijital Baca / Download
  5. Bab-5_Konvolusi dan Transformasi Fourier Baca / Download
  6. Bab-6_Histogram Citra Baca / Download
  7. Bab-7_Perbaikan Kualitas Citra Baca / Download
  8. Bab-8_Pendeteksian Tepi Baca / Download
  9. Bab-9_Kontur dan Representasinya Baca / Download
  10. Bab-10_Pemampatan Citra Baca / Download
  11. Bab-11_Citra Biner Baca / Download
  12. Bab-12_Warna Baca / Download
  13. Bab-13_Steganografi dan Watermarking Baca / Download
  14. Bab-14_Pemampatan Citra Fraktal Baca / Download
  15. Bab-15_Pengenalan Pola Baca / Download

Materi Power Point CCNA

CCNA adalah sertifikasi entry level (pemula) bagi seseorang yang ingin berkarir di dunia jaringan komputer khususnya jaringan yang berbasis produk Cisco System. Pemilik sertifikasi CCNA seharusnya memiliki kompetensi untuk membangun jaringan LAN skala enterprise sekaligus mengkoneksikannya ke jaringan WAN sambil memastikan bahwa jaringan tersebut aman dari serangan hacker. Diharapkan mereka juga dapat melaksanakan tugas troubleshooting yang sifatnya umum timbul dalam jaringan.

Disini kami menyediakan Materi Power Point yang dapat digunakan oleh Pengajar memberikan materi tersebut kepada Siswa SMK yang ingin belajar CCNA. Materi ini berasal dari Universitas Gunadarma.
  1. Pendahuluan Baca / Download
  2. Protocol dan Arsitektur Baca / Download
  3. Transmisi Data Baca / Download 
  4. Media Transmisi Baca / Download
  5. Data Encoding Baca / Download
  6. Komunikasi Data Digital Baca / Download
  7. Data Link Kontrol Baca / Download
  8. Multiplexing Baca / Download
  9. Circuit Switching Baca / Download
  10. Packet Switching Baca / Download
  11. LAN ( Local Area Network ) Baca / Download
  12. Spread Spectrum Baca / Download

Dasar - Dasar Algoritma Dan Pemrograman

Algoritma memang suatu ilmu yang mungkin dianggap susah untuk dipelajari. Sebelum lebih dalam kita harus tahu dasarnya terlebih dahulu. Modul ini berisi sedikit tentang dasar - dasar algoritma dan pemrograman yaitu :
Standar Pengusunan Perogram
Simbol - Simbol Flowchart
Variabel
Alih Kontrol
Struktur Keputusan
Pemutaran Kembali
Teknik Switching

Lebih Lengkap BACA / DOWNLOAD

ETIKA PROFESI GURU

Etika dalam melaksakan pekerjaan atau Profesi yang kita geluti sekarang ini sangatlah penting. Karena hal tersebut yang mencerminkan jati diri kita sebagai penilaian terhadap kinerja yang kita lakukan oleh atasan. Terlebih lagi jika kita menjadi seorang guru yang profesional itu sangatlah sulit. Jika kita cermati dan ada keinginan untuk melakukannya pasti akan tercapai apa yang diinginkan. Modul ini nantinya akan menjelaskan sedikit mengenai apa yang harus dilakukan oleh seorang guru.

Baca / Download

KONSEP DASAR SISTEM BERKAS

Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.

Sebuah sistem berkas sangat membantu para programmer untuk memungkinkan mereka mengakses berkas, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. Sistem berkas ini juga yang mengatur direktori, device access dan buffer.

Sistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal. Pada berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

PERANCANGAN SISTEM DATABASE

Perancangan Database adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem.
Perancangan sistem terjadi pada dua tingkat , yaitu :

Pada tingkat pertama, perencanaan sistem, analisis dan rancangan umum dilaksanakan untuk menetapkan kebutuhan pemakai. Tingkat perancangan database ini melibatkan tahap front-end, bebas dari perancangan database tertentu atau Database Management System (DBMS).
 
Pada tingkat kedua, rancangan umum, seperti diagram entitas relasi tingkat tinggi, ditransformasikan (atau didekomposisikan) ke dalam perancangan database rinci untuk sebuah DBMS tertentu yang akan digunakan untuk mengimplementasikan sistem total.

Tiga model database yang cukup dikenal adalah :
  1. Model Hierarkikal
  2. Model Jaringan 
  3. Model Relasional
Pada masa lalu banyak penjual (vendors) menawarkan Database Management Systems (DBMS) yang berdasarkan pada Model Hierarkikal dan Model Jaringan. Saat ini Model Relasional adalah dominan. Karena itu hampir semua penjual perangkat lunak database menawarkan produk perangkat lunak Relational Database Management Systems (RDBMS). 

RDBMS dibuat dengan struktur tiga skema , yaitu : 
  1. Eksternal
  2. Konseptual 
  3. Internal

PERANCANGAN SISTEM TERINCI

PERANCANGAN OUTPUT

Tujuan Perancangan Output adalah mengubah data menjadi informasi yang berkualitas dan dapat digunakan. Tujuan akhirnya adalah untuk proses pengambilan keputusan.

Informasi yang berkualitas dan dapat digunakan meliputi hal-hal berikut ini :
  1. Accessibility : easy- to-use interfaces (kemudahan akses)
  2. Timeliness : dibuat sesuai waktu untuk melakukan aksi (ketepatan waktu menghasilkan informasi) 
  3. Relevance : menghindari detail yang berlebihan (sesuai kebutuhan) 
  4. Accuracy : bebas dari kesalahan (ketepatan nilai dari informasi) 
  5. Usability : sesuai dengan model mental / tipe kognitif user
Perancang output harus menyediakan suatu produk terhadap klien (end user) yang akan menggunakan laporan. Perancang harus bertanya kepada klien, format output apa yang sangat membantu dan sangat mungkin untuk digunakan.


PERANCANGAN INPUT 

Input mengawali dimulainya proses informasi. Input perlu direncanakan untuk mengkonversikan data mentah ke dalam informasi yang berguna (input – output).

Beberapa kegiatan di bawah ini memakai data mentah atau data input :
  1. Insert into, delete from, update database
  2. Menggabungkan dengan data lain dari database untuk menghasil-kan output 
  3. Masukkan dan proses langsung menjadi output tanpa menggabungkan dengan data lain 
  4. Memulai aksi atau melaksanakan suatu tugas 
  5. Mengadakan dialog dengan sistem
Beberapa media dan metode yang digunakan untuk mendapatkan data dan input data :
  1. Paper form yang digabungkan dengan layar data-entry
  2. Electronic form 
  3. Direct-entry devices 
  4. Codes 
  5. Menus Natural language

UNIFIED MODELING LANGUAGE

UML (Unified Modeling Language) adalah metode pemodelan secara visual sebagai sarana untuk merancang dan atau membuat software berorientasi objek. Karena UML ini merupakan bahasa visual untuk pemodelan bahasa berorientasi objek, maka semua elemen dan diagram berbasiskan pada paradigma object oriented.

UML adalah salah satu tool / model untuk merancang pengembangan software yang berbasis object oriented.

UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponen-komponen yang diperlukan dalam sistem software.

UML sebagai sebuah bahasa yang memberikan vocabulary dan tatanan penulisan kata-kata dalam ‘MS Word’ untuk kegunaan komunikasi. Sebuah bahasa model adalah sebuah bahasa yang mempunyai vocabulary dan konsep tatanan / aturan penulisan serta secara fisik mempresentasikan dari sebuah sistem.

UML adalah sebuah bahasa standar untuk pengembangan sebuah software yang dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk model-model, tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.

UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja, namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman, seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke dalam sebuah object-oriented database.

Begitu juga mengenai pendokumentasian dapat dilakukan seperti; requirements, arsitektur, design, source code, project plan, tests, dan prototypes.

Untuk dapat memahami UML membutuhkan bentuk konsep dari sebuah bahasa model, dan mempelajari 3 (tiga) elemen utama dari UML, seperti building block, aturan-aturan yang menyatakan bagaimana building block diletakkan secara bersamaan, dan beberapa mekanisme umum (common).

PERANCANGAN BERORIENTASI OBJEK

Analisis dan disain berorientasi objek adalah cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas.

Pengertian "berorientasi objek" berarti bahwa kita mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya.

Objek 
  1. Identitas berarti bahwa data diukur mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas disebut Objek.
  2. Objek dapat kongkrit, seperti halnya arsip dalam sistem, atau konseptual seperti kebijakan penjadualan dalam multiprocessing pada sistem operasi
  3. Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya.
Kelas Objek
  1. Kelas merupakan gambaran sekumpulan Objek yang terbagi dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang sama.
  2. Suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan perilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup. 
  3. Kelas Objek merupakan wadah bagi Objek. Dapat digunakan untuk menciptakan Objek. Objek mewakili fakta/keterangan dari sebuah kelas
Baca/Download Selengkapnya .....

Flowchart

PENDAHULUAN
Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.
PEDOMAN-PEDOMAN DALAM MEMBUAT FLOWCHART

Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :
  1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
  2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya. 
  3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas. 
  4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG PAJAK PENJUALAN. 
  5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar. 
  6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem. 
  7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
JENIS-JENIS FLOWCHART
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu : 
  1. Flowchart Sistem (System Flowchart)
  2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart) 
  3. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart) 
  4. Flowchart Program (Program Flowchart) 
  5. Flowchart Proses (Process Flowchart)
Baca / Download Selengkapnya

DATA FLOW DIAGRAM

KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR
Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.

Melalui pendekatan terstruktur, permasalahan yang komplek di organisasi dapat dipecahkan dan hasil dari sistem akam mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskan pemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat waktu, sesuai dengan anggaran biaya pengembangan, dapat meningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik (bebas kesalahan)

DATA FLOW DIAGRAM (DFD)
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.

DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
Selengkapnya Baca / Download Disini

Perancangan Sistem



Setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan, maka analis sistem telah mendapatkan gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan. Tiba waktunya sekarang bagi analis sistem untuk memikirkan bagaimana membentuk sistem tersebut. Tahap ini disebut dengan perancangan sistem.

Perancangan sistem dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu :
  1. Perancangan sistem secara umum / perancangan konseptual, perancangan logikal / perancangan secara makro.
  2. Perancangan sistem terinci / perancangan sistem secara phisik.
Baca Selengkapnya atau download

Analisis Sistem


Definisi Analisis Sistem :
Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
Dalam Modul ini nantinya akan menjelaskan :
  1. Pendahuluan
  2. Langkah - Langkah di dalam analisis sistem 
  3. Mengidentifikasi Masalah 
  4. Memahami Kerjas Sistem 
  5. Menganalisis Hasil Penelitian 
  6. Membuat Laporan Hasil Analisis
Lanjut Baca dan Download

Pengertian Sistem

Modul ini akan menjelaskan materi :
  1. Definisi Sistem
  2. Model Umum Sistem 
  3. Karakteristik Sistem 
  4. Klasifikasi Sistem 
  5. Metode Sistem 
  6. Pengertian Analisis Sistem 
  7. Fungsi Sistem Analisis
Silahkan Baca dan Download Disini